adverb & Conjunctions

Name : Hilyatusaadah Prodi : Pendidikan Bahasa Inggris A.Adverb adverb adalah kata keterangan yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja) atau adjective (kata sifat). Jenis-jenis adverb ada enam, yaitu Adverb of Time, Adverb of Place, Adverb of Frequency, Adverb of Degree, Adverb of Manner, dan Adverb of Purpose. 1. Adverb of Time Adverb of Time merupakan adverb yang menyatakan waktu terjadinya suatu kegiatan atau peristiwa. Adverb ini digunakan untuk menjawab pertanyaan 'When?' atau kapan. Contoh kalimatnya adalah seperti berikut: - I've been quite busy today. - I woke up this morning. - They had breakfast at 6 AM. - She was window shopping for hours. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kata last atau next dengan diikuti kata yang menerangkan waktu, misalnya last week, last night, next month, atau next Sunday. Kamu juga bisa menggunakan Adverb of Time untuk menjelaskan waktu kejadian sebelum atau sesudah terjadinya kejadian yang lain, seperti: - I learned about adverbs before going to bed. - She drank the tea after it cooled down. Adverb of Time juga bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan 'How long?' atau pertanyaan yang menanyakan duration. Contohnya seperti for a moment, since yesterday, during the week, dan from Monday to Wednesday. Pada umumnya, Adverb of Time diletakkan di akhir kalimat. Namun, Adverb of Time juga bisa diletakkan di awal kalimat untuk menekankan adverb-nya dibandingkan sisa kalimatnya, misalnya "In the evening, we took photos in front of the Berlin Wall." 2. Adverb of Place Adverb of Place merupakan adverb yang menyatakan tempat terjadinya suatu kegiatan atau peristiwa. Adverb ini digunakan untuk menjawab pertanyaan 'Where?' atau di mana. Adverb of Place memiliki beberapa fungsi yaitu: #Menunjukkan location atau tempat terjadinya suatu peristiwa. - Contoh: here, there, outside, inside, somewhere, nowhere, dan anywhere. #Menunjukkan direction atau arah dari suatu pergerakan. - Contoh: up, down, North, South, backwards, dan around. #Menunjukkan distance atau jarak dari suatu lokasi. -Contoh: nearby, close, apart, dan away. Umumnya, Adverb of Place diletakkan di akhir kalimat seperti pada contoh berikut: - It was raining so the parents tell the children to play inside. - Let's eat somewhere. -I saw a dead cockroach when I looked down. Just go away! 3.Adverb of Frequency Adverb of Frequency adalah jenis adverb yang digunakan untuk menyatakan seberapa sering suatu kejadian berlangsung. Ada dua tipe Adverb of Frequency nih, yaitu definite dan indefinite. Tipe definite menjelaskan frekuensi terjadinya suatu peristiwa secara lebih spesifik dibandingkan tipe indefinite. Untuk Adverb of Frequency tipe definite contohnya antara lain once, twice, three times, every day, daily, weekly, monthly, dan yearly. Biasanya, Adverb of Frequency tipe definite diletakkan di akhir kalimat. Contoh kalimatnya yakni sebagai berikut: - He goes to work every day. - I wash my hands twice. - We paid the rent yearly. Sedangkan untuk tipe indefinite contohnya adalah always, usually, often, sometimes, occasionally, seldom, rarely, dan never. Biasanya, Adverb of Frequency tipe indefinite diletakkan di tengah kalimat. Contoh kalimatnya yakni sebagai berikut: -I usually run over the hill. -I always wash my hands. -She never forgets to study. Meskipun Adverb of Frequency biasanya diletakkan sebelum verb-nya, tapi, kalau verb-nya adalah to be, maka adverb-nya diletakkan setelah to be, ya! Perhatikan contoh berikut: I am always hungry. It is never quiet here. Pada contoh tersebut, always dan never diletakkan setelah to be yaitu am dan is. 4. Adverb of Degree Adverb of Degree adalah adverb yang digunakan untuk menyatakan seberapa jauh tingkatan atau intensitas suatu peristiwa atau kegiatan. Contohnya yakni sebagai berikut: Sangat sangat banyak --> absolutely, completely, excessively, fully, highly, totally, intensely Sangat banyak --> very much, positively, really, truly, simply, moderately, noticeably Tidak banyak --> hardly, barely Adverb of Degree juga digunakan untuk menyatakan completeness atau kelengkapan. Contohnya yakni sebagai berikut: Sepenuhnya --> completely, strongly, perfectly, entirely, largely Sebagian --> partly, almost, nearly, kind of, somewhat Tidak --> hardly, barely Pada umumnya, Adverb of Degree diletakkan di tengah kalimat, tepatnya sebelum verb atau adverb lain (jika yang diterangkan adalah verb atau adverb), atau setelah adjective (jika yang diterangkan adalah adjective). Nah, contoh kalimat Adverb of Degree antara lain: -I can barely hear your voice from the distance. -I totally agree with you. -I partly agree with you. -He absolutely enjoys outdoor activities. Dalam Adverb of Degree, kita juga bisa menggunakan kata too dan enough. Too memiliki dua arti, lho! Too bisa berarti juga atau terlalu. Perhatikan contoh berikut untuk tau bedanya: -Can I read your poem too? -Tasya speaks too quickly. #Pada contoh pertama, too berarti juga. Sedangkan pada contoh kedua, too berarti terlalu. Dan Enough itu artinya cukup. Enough memiliki dua fungsi yakni: Berfungsi sebagai adverb --> The coffee is warm enough for me to drink. Berfungsi sebagai determiner (menjelaskan noun) --> We have enough coffee for everyone here. 5. Adverb of Manner Selanjutnya ada Adverb of Manner. Adverb of Manner merupakan kata keterangan yang menjelaskan bagaimana suatu peristiwa terjadi atau dilakukan. Adverb ini menjawab pertanyaan 'How?' atau bagaimana. Biasanya, Adverb of Manner berakhiran -ly. Contohnya antara lain: -Tasya sings the song beautifully -Hendra sings the song terribly. Adverb of Manner cukup fleksibel nih, Dia bisa diletakkan di awal, tengah, maupun akhir kalimat. Contohnya yakni sebagai berikut: -Loudly, Selena sings. -Selena loudly sings. -Selena sings loudly. Tapi, untuk kata fast, hard, well, dan badly hanya bisa diletakkan di akhir kalimat saja. 6.Adverb of Purpose Terakhir yaitu Adverb of Purpose. Adverb of Purpose adalah kata keterangan yang menjelaskan tujuan atau alasan dilakukannya suatu kegiatan atau peristiwa. Adverb ini menjawab pertanyaan 'Why?' atau mengapa. Contoh dari Adverb of Purpose antara lain yaitu to, for, because, so, so that, dan therefore. Perhatikan contoh kalimat berikut, ya! -She downloaded the Ruangguru app to improve her English skill. -I went to Bali to visit my nephew. -My mom gave me some money so that I can buy food there. -He went to bed earlier because he was tired. Pada umumnya, Adverb of Purpose diletakkan di akhir kalimat. Tapi, bisa juga diletakkan di awal kalimat dengan menggunakan tanda koma seperti berikut ini: -To improve her English skill, she downloaded the Ruangguru app. -To visit my nephew, I went to Bali. B. Conjunctions Conjunctions atau kata hubung merupakan bagian dari parts of speech yang digunakan sebagai “penggabung” untuk kata-kata, frasa, atau klausa dalam kalimat tertentu conjunctions yang paling umum digunakan adalah but, and, or, yet dan so. #Jenis-jenis Conjunctions Pada dasarnya conjunctions terbagi dalam tiga jenis, yaitu: coordinating conjunctions, subordinating conjunctions dan correlative conjunctions. A. Coordinating Conjunctions Di antara tiga jenis conjunction, coordinating conjunctions yang paling umum digunakan. Coordinating conjunctions adalah kata yang berfungsi untuk menggabungkan kata, frasa, dan klausa, yang biasanya secara grammar sama. Selain itu, jenis kata hubung ini ditempatkan di antara kata-kata atau kelompok kata yang dihubungkan bersama, bukan di awal atau di akhir. Coordinating conjunctions adalah for, and, nor, but, or, yet dan so. # Contoh Kalimat Coordinating Conjunctions : - Jono is not the only Olympic athlete in his family, so are his brother, sister, and his Uncle Chet. - You can study hard for this exam or you can fail. B. Subordinating Conjunctions Subordinating conjunctions adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua klausa bersama dalam sebuah kalimat. Selain dari menggambarkan dependent clause, subordinating conjunctions juga menhubungkan antara dependent clause dengan independent clause dalam kalimat. Kata-kata subordinating conjunctions yang sering digunakan adalah: after, how, than, when, although, if, that, where, as, in order that, though, which, as much as, unless, while, because, provided, until, who/whom, before, since, what dan whoever/whomever. Contoh kalimat Subordinating Conjunctions : - Before we left home, I had had my breakfast. -When he was washing my car, I went to the store. C. Correlative conjunctions Correlative conjunctions adalah satu set kata-kata dalam struktur kalimat paralel untuk membandingkan bagian yang sama dari kalimat. Kata-kata correlative conjunctions memiliki hubungan khusus di antara mereka, correlative conjunctions yang sering digunakan adalah: either… or neither… nor not only… but also both… and whether… or so… as Contoh kalimat correlative conjunctions adalah: - Both my brother and my father are lawyers. -Antoni said, “Neither a borrower nor a lender be.” -She led the team not only in statistics but also by virtue of her enthusiasm.

Komentar